Selamat bekerja keras Mas Sayang...
Untukmu lelaki yang membuatku jatuh,
Jatuh lebih lama pada tepian malam ,
Jatuh lebih lama untuk mengetuk pintu-pintu langit.
Karena kamu sekarang telah berhasil mengisi paragraf pada doa doa yang ku panjatkan.
Selamat bekerja keras yaaa...
Jangan lelah menemuiNya disepertiga malam ,
Jangan lelah dalam memperbaiki diri menjadi baik
Jangan lelah meminta ku di setiap keikhlasan doa yang kau langitkan
Sungguh ada doa yang selalu ku mohon agar Allah tetap menjagamu ,
Karena tak ada bahasa lain yang ku bisa sampaikan kepadamu selain doa dan,
Semoga engkau tak pernah menyerah walaupun semesta belum jua memberi arah..
Selamat bekerja keras yaa..
Aku tau sekarang kamu sedang sibuk bekerja demi mengumpulkan rezeki wkwk
Tapi, sungguh aku tak akan meminta sunggunung harta kepadamu
Atau pun syarat sebongkah berlian untuk menghalalkan ku..
Cukup Taat mu kepadaNya menjadi kado terindah untuk ku..
Selamat bekerja keras yaa..
Bekerja keras untuk menjaga hati , mungkin ada banyak godaan menyapamu,
Karena aku tau kamu manusia bukan malaikat..
Namun aku yakin kamu adalah lelaki hebat..
Selamat bekerja keras yaa..
Untuk meyakinkan ayah dan bundaku
Karena menyatunya dua anak manusia adalah menyatukan dua keluarga
Semoga kita tetap pada keikhlasan untuk bersabar ,
Selamat bekerja keras yaa..
Semoga kita disatukan sebagai dua hamba yang baik , dipertemukan diwaktu yang baik , dengan cara yang baik , ditempat yg baik, oleh sang Maha baik..
Sekali lagi Mas.
Selamat bekerja keras untuk menghalalkan ku yaa..
Sampai tiba saatnya kita bisa berkata Qobiltu Nikaha dan mengikat janji suci dijari ku Mitsaqan Ghaliza.
Diantara sekelilingnya banyak orang dan ayah bundaku turut bahagia melihat anaknya, hingga ku berkata
"Ana Uhibbuka Fillah, till jannah".
"Ana Uhibbuka Fillah, till jannah".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar